Iklan Digital
MENGENAL IKLAN DIGITAL
A. Pengertian Iklan Digital
Apakah iklan digital marketing itu? Segala bentuk tayangan visual yang menarik perhatian publik, muncul dalam bentuk penawaran persuasif melalui saluran berbayar online dan digital oleh sponsor yang teridentifikasi merupakan definisi iklan digital.
Sederhananya, iklan digital adalah jenis iklan yang muncul secara online atau di saluran digital seperti situs web, media sosial, mesin pencari, aplikasi seluler, dan segala jenis saluran lain yang dapat diakses secara digital.
B. Karakteristik Iklan Digital
- Iklan digital berbayar, sama seperti iklan pada umumnya.
- Dapat diukur, beberapa sponsor bahkan sampai mampu menghitung ROI yang akan mereka dapatkan.
- Mission oriented, tujuan dari iklan anda, seperti meningkatkan brand awareness, menjual, dan tentunya mempromosikan merupakan fokus dari iklan digital.
- Didukung data, dimana iklan digital lebih unggul dari iklan konvensional karena menampilkan data tentang apa dan kepada siapa iklan itu ditargetkan, serta bagaimana interaksi dari pasar tertarget terhadap iklan tersebut.
C. JENIS IKLAN DIGITAL
a. Iklan Mesin Pencari
Iklan pencarian atau yang juga dikenal dengan iklan mesin pencari merupakan iklan yang memanfaatkan mesin pencari sebagai media untuk pemasarannya.
Anda pasti pernah mendapatkan sugesti / penawaran pada bagian ketika mencari sesuatu dengan kata kunci tertentu melalui mesin pencari seperti Google.
Penawaran yang anda lihat biasanya akan mengantarkan anda pada situs perusahaan atau toko suatu produk yang berkaitan dengan apa yang anda cari. Jenis iklan seperti itulah yang dikenal sebagai iklan pencarian.
b. Display Ads
Pernahkah anda mendengar istilah iklan kolom? Tahukah anda apakah iklan kolom itu? Iklan kolom biasanya juga dikenal dengan istilah iklan bergambar atau display ads merupakan jenis iklan yang paling sering kita temui saat berselancar di internet.
Iklan seperti ini terdiri dari teks, gambar, serta animasi yang tampil sebagai banner atau spanduk pada situs web atau blog tertentu.
Iklan jenis ini dapat dipersonalisasikan sesuai dengan aktivitas pengguna di internet untuk menuju pasar tertarget. Namun bisa juga untuk tidak dipersonalisasikan dan muncul secara acak dengan tujuan untuk meningkatkan brand awareness dan menaikkan eksposure untuk produk yang diiklankan.
c. Native Ads
Iklan jenis ini adalah jenis iklan yang menghasilkan interaksi pengguna lebih baik dibandingkan iklan digital jenis lain. Alasannya adalah, native ads merupakan jenis iklan yang disamarkan sedemikian rupa sehingga menyatu dengan konten tempat mereka ditambahkan dengan daftar sponsor di dalam atau setelah posting yang membentuknya menjadi sebuah iklan asli.Karena sifatnya sesuai dengan struktur dan fungsi dari platform tempat ia dimunculkan, maka jenis iklan ini menjadi yang paling dapat diterima dengan baik dan menghasilkan umpan balik yang lebih baik juga.
d. Iklan Video
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis iklan ini terutama bagi pengguna media seperti YouTube, Facebook, Watch, dan platform streaming lainnya.Iklan video merupakan iklan yang digunakan untuk mempromosikan penawaran menggunakan video atau gambar bergerak yang diputar baik saat konten streaming berlangsung, bisa juga sebelum, atau sesudahnya. Kadang iklan video juga dapat muncul sebagai spanduk mandiri maupun iklan bawaan.
e. Iklan Audio
Jika jenis iklan video merupakan iklan yang paling sering dijumpai oleh pengguna YouTube, maka iklan audio juga tidak asing lagi bagi pengguna platform seperti Spotify, Pandora, Joox, dan platform sejenisnya.
Sponsor atau pelaku iklan biasanya akan memiliki perjanjian atau kontrak dengan platform streaming atau pembuat konten untuk menambahkan iklan merek sebelum, di dalam, maupun sesudah konten itu dibuat.
f. Iklan media sosial
Iklan jenis ini juga sudah sangat umum bagi pengguna internet yang sering berselancar di media sosial. Iklan media sosial dapat hadir baik di Instagram, Facebook, TikTok, dan platform lainnya.
Varian untuk iklan seperti ini juga sangat banyak, mencakup beberapa jenis iklan yang sudah dijelaskan sebelumnya seperti iklan gambar, video, audio, iklan asli, iklan pemasaran ulang, maupun iklan seluler.
Iklan media sosial merupakan iklan bertarget hiper yang menargetkan pengguna tergantung demografi, lokasi, hingga minat dan perilaku tertarget.
Komentar
Posting Komentar